Ku ingin kau tahu, diriku disini
menanti dirimu,
Meski ku tunggu hingga ujung waktuku,
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk
selamanya,
Dan izinkan aku memeluk dirimu sekali
ini saja,
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk
selamanya,
Dan biarkan rasa ini bahagia utuk
sekejap saja,
Setidaknya,
ada yang lebih berarti dari kesendirian yang kita tanam mulai sekarang. Kita
menjadi lebih baik walau merasa sangat kehilangan. Karena pada dasarnya saat
kita bersama kita juga sama-sama merasa sakit yang sungguh luar biasa. Karena
semakin kita saling mencintai, semakin itu pula kita selalu saling menyakiti.
Dan setidaknya juga, kita sekarang jadi tahu apa arti dari kehilangan itu
sendiri. Kehilangan yang tidak pernah sebelumnya aku bayangkan.
Mungkin
memang sudah jalannya kita harus berjalan sendiri-sendiri di kehidupan ini.
Walau sebenarnya aku tidak menginginkan semuanya. Yang aku tahu hanya kamu
lebih mencintai kesendirianmu sekarang bersama apa yang ada di sekelilingmu.
Dan aku hanya bisa menatap kesendirianku sendiri dengan kehampaan.
Dan
sekarang, aku mulai mengais kenangan kita dengan kesendirian. Mencoba merapikan
dan menyatukan lagi melalui doa. Karena aku percaya, doa adalah kekuatan paling
terhebat yang pernah ada. Dan setidaknya itu membuat aku lebih baik dari
sebelum-sebelumnya.
Terhitung
mulai dari sekarang, aku hanya akan mencintaimu lewat diamku. Aku hanya akan
bertemu denganmu lewat mimpiku. Aku hanya akan menyentuhmu lewat doaku. Dan aku
hanya akan mengenangmu lewat pejaman mataku. Hanya itu yang bisa aku lakukan
setelah kita atau lebih tepatnya kamu ingin sendiri.
Aku
berharap, cinta dalam diam ini tidak akan menimbulkan sakit yang begitu
mendalam saat aku tahu nantinya kamu bersama dengan pilihan hatimu di seberang
mataku. Dan aku berharap, cinta ini menjadi kekuatan tersendiri untukku. Satu
lagi, aku tidak akan membencimu, itu lebih baik bukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar