Sabtu, 26 Juli 2014

Saat Kepergian Tidak Bisa di Tahan Lagi.



Ku ingin kau tahu, diriku disini menanti dirimu,
Meski ku tunggu hingga ujung waktuku,
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya,
Dan izinkan aku memeluk dirimu sekali ini saja,
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya,
Dan biarkan rasa ini bahagia utuk sekejap saja,

Kita tidak pernah tahu bagaimana jalan kita esok hari saat kita membuka mata terbangun dari tidur. Kita tidak pernah tahu bagaimana hidup kita esok setelah melewati hari ini. Dan kita juga tidak pernah menyangka bahwa perpisahan akan terjadi tepat di saat kita saling membutuhkan. Yang bisa kita rasakan hanya hampa saat kita sama-sama harus melepas genggaman yang kita jaga selama ini.
            
Setidaknya, ada yang lebih berarti dari kesendirian yang kita tanam mulai sekarang. Kita menjadi lebih baik walau merasa sangat kehilangan. Karena pada dasarnya saat kita bersama kita juga sama-sama merasa sakit yang sungguh luar biasa. Karena semakin kita saling mencintai, semakin itu pula kita selalu saling menyakiti. Dan setidaknya juga, kita sekarang jadi tahu apa arti dari kehilangan itu sendiri. Kehilangan yang tidak pernah sebelumnya aku bayangkan.

Mungkin memang sudah jalannya kita harus berjalan sendiri-sendiri di kehidupan ini. Walau sebenarnya aku tidak menginginkan semuanya. Yang aku tahu hanya kamu lebih mencintai kesendirianmu sekarang bersama apa yang ada di sekelilingmu. Dan aku hanya bisa menatap kesendirianku sendiri dengan kehampaan.

Dan sekarang, aku mulai mengais kenangan kita dengan kesendirian. Mencoba merapikan dan menyatukan lagi melalui doa. Karena aku percaya, doa adalah kekuatan paling terhebat yang pernah ada. Dan setidaknya itu membuat aku lebih baik dari sebelum-sebelumnya.
             
Terhitung mulai dari sekarang, aku hanya akan mencintaimu lewat diamku. Aku hanya akan bertemu denganmu lewat mimpiku. Aku hanya akan menyentuhmu lewat doaku. Dan aku hanya akan mengenangmu lewat pejaman mataku. Hanya itu yang bisa aku lakukan setelah kita atau lebih tepatnya kamu ingin sendiri.
            
Aku berharap, cinta dalam diam ini tidak akan menimbulkan sakit yang begitu mendalam saat aku tahu nantinya kamu bersama dengan pilihan hatimu di seberang mataku. Dan aku berharap, cinta ini menjadi kekuatan tersendiri untukku. Satu lagi, aku tidak akan membencimu, itu lebih baik bukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar