Jumat, 26 September 2014

Memori 2...

Semua hanya sebuah angan. Disaat aku merasa sendiri seperti ini, aku selalu mengingatmu. Ternyata benar, jika aku memaksa untuk melupakanmu, aku malah merasa sebaliknya, sangat sulit melakukannya. Rasanya sesak jika harus mencintai seseorang yang tidak pernah kita temui lagi, tidak pernah tahu bagaimana kabarnya lagi, tidak pernah berkomunikasi lagi. Rasanya berat.

Akhur-akhir ini, memoriku tentang kita muncul kembali. Aku lelah mengingatnya sendiri. Setiap hari yang aku lakuakan adalah aku bertanya pada diriku sendiri "kapan aku bisa lupa tentang ini semua ?". Tapi tak ada jawaban atas apapun.

Setiap malam, hanya 2 kegiatanku untuk berbagi kenangan. Yang pertama dengan Tuhanku, aku berdoa di setelah shalatku, bercerita tentang segala kenangan ini dan mendoakanmu. Yang kedua dengan lembaran-lembaran kertas yang rencananya akan aku kembalikan padamu. Aku menuliskan kenangan-kenangan kita di lembaran-lembaran kertas, lalu akan aku kirimkan padamu jika sudah saatnya. Aku ingin mengembalikan kenangan kita semua untukmu. Agar aku tidak perlu lagi berat-berat membawa kenangan-kenangan yang membebaniku ini.

Surabaya, 26 September 2014
Ingin menghapus kenangan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar