Mungkin peduliku terlalu, mengejar-ngejarmu dengan hal yang
menurutmu sangat tidak penting. Membuatmu semakin malas untuk melihatku sebagai
perempuan yang selalu ingin berada di sampingmu dan memperhatikanmu.
Mungkin peduliku terlalu, karena kamu memang tidak mengerti
apa itu arti peduli. Membiarkanku selalu peduli namun tak dipedulikan. Menganggap
segalanya biasa saja padahal dulu kita sama-sama pernah saling peduli. Hanya saja
sekarang pedulimu telah habis dimakan waktu dan tinggal aku yang masih memiliki
peduli sangat menumpuk.
Mungkin peduliku terlalu, kepada kamu yang sudah tidak lagi
ingin mendapat rasa peduli dari aku. Padahal aku sangat mengkhawatirkan hidupmu
yang aku tahu sangat berat sekali. Aku hanya ingin menjadi tempat keluh kesahmu
seperti dulu, tapi kau masih saja berdiam menganggap peduliku terlalu
berlebihan.
Jika aku bisa merubah segala rasa peduliku ini, aku ingin
menguranginya. Agar kamu tidak lagi malas dengan peduliku. Tetapi aku tidak
bisa. Rasa itu masih sama. Tapi kau tidak pernah tahu rasa peduliku yang
membuatku menjadi gelisah karena mengkhawatirkanmu.
Maaf dengan rasa peduliku, aku belum terbiasa untuk menjadi
tidak memiliki perasaan terhadapmu...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuscek punya ku ya http://all-newbie.blogspot.co.id
BalasHapus